Selasa, 06 Maret 2012

KATA KERJA OPERASIONAL UNTUK MERUMUSKAN INDIKATOR KOMPETENSI DI RPP

     Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
     Kata Kerja Operasional (KKO) indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkret ke abstrak (bukan sebaliknya). Kata kerja operasional pada KD benar-benar terwakili dan teruji akurasinya pada deskripsi yang ada di kata kerja operasional indikator.  
     Dalam merumuskan indikator pembelajaran di Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) seorang guru memerlukan kata kerja operasional ( KKO ) sebagai langkah konkret untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Berikut ini adalah daftar kata kerja operasional yang dapat digunakan dalam merumuskan indikator pembelajaran, baik menyangkut aspek Kognitif, Afektif, maupun Psikomotor.   
    
 NO
      ASPEK
     KOMPETENSI
                                                                        INDIKATOR KOMPETENSI
   1
Kognitif
Knowledge (Pengetahuan)
Menyebutkan, menuliskan, menyatakan, mengurutkan mengidentifikasi, mendefinisikan, mencocokkan, memberi nama, memberi label, dan melukiskan.
Comprehension (Pemahaman)
Menerjemahkan, mengubah, menggeneralisasi, menguraikan, menuliskan kembali, merangkum, membedakan, mempertahankan, menyimpulkan, mengemukakan pendapat, dan menjelaskan.
Application (Penerapan)
Mengoperasikan, menghasilkan, mengubah, mengatasi, menggunakan, menunjukkan, mempersiapkan, dan menghitung.
Analysis (Analisis)
Menguraikan, membagi-bagi, memilih, dan membedakan.
Synthesis (Sintesis)
Merancang, merumuskan, mengorganisasikan, menerapkan, memadukan, dan merencanakan.
Evaluation (Evaluasi)
Mengkritisi, menafsirkan, mengadili, dan memberikan evaluasi.
2
Afektif
Receiving (Penerimaan)
Mempercayai, memilih, mengikuti, bertanya, dan mengalokasikan.
Responding (Menanggapi)
Konfirmasi, menjawab, membaca, membantu, melaksanakan, melaporkan, dan menampilkan.
Valuing (Penanaman nilai)
Menginisiasi, mengundang, melibatkan, mengusulkan, dan melakukan.
Organization (Pengorganisasian)
Memverifikasi, menyusun, menyatakan, menghubungkan, dan mempengaruhi.
Characterization (Karakterisasi)
Menggunakan nilai-nilai sebagai pandangan hidup, mempertahankan nilai-nilai yang sudah diyakini
3
Psychomotor (gerak jiwa)
Observing (Pengamatan)
Mengamati proses, memberi perhatian pada tahap-tahap sebuah perbuatan, memberi perhatian pada sebuah artikulasi
Imitation (Peniruan)
Melatih, mengubah, membongkar sebuah struktur, membangun kembali sebuah struktur, dan menggunakan sebuah model.
Practicing (Pembiasaan)
Membiasakan perilaku yang sudah dibentuknya, mengontrol kebiasaan agar tetap konsisten.
Adapting (Penyesuaian)
Menyesuaikan model, mengembangkan model, dan menerapkan model.

     Demikian sedikit informasi tentang KKO ( Kata Kerja Operasional ) yang saya peroleh dari  beberapa sumber bacaan dan hasil  browsing google di internet. Semoga bermanfaat.

Jumat, 02 Maret 2012

EDIT FOTO ONLINE YANG UNIK DAN KEREN

     Untuk rekan-rekan blogger yang senang dan hobi otak-atik foto, ini ada link yang menarik dan unik untuk edit foto secara online. Rekan-rekan akan terpuaskan dengan mengotak-atik foto rekan menjadi siapapun yang rekan inginkan. Pengin foto anda mejeng dengan motor balap bak seorang Valentino Rossi, atau membuat foto anda menjadi seorang jutawan yang naik mobil mewah, atau banyak lagi pose-pose yang menarik dan keren.
     FACEinHOLE itulah nama situs yang menyediakan layanan edit foto online unik dan keren. Di sana tersedia 10 pilihan kategori yang bisa anda pilih untuk mem-permak foto wajah anda. Ada ratusan pilihan skenario foto yang bisa anda otak-atik.
     Yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah foto wajah rekan-rekan dalam berbagai posisi misalnya ada yang memandang lurus ke depan, nengok kanan, nengok kiri, dll. Sehingga nanti banyak pilihan yang bisa dimasukkan ke skenario wajah yang ada di FACEinHOLE.
      Adapun 10 pilihan kategori skenario foto yang ada di FACEinHOLE adalah sebagaimana yang tampak pada halaman muka FACEinHOLE di bawah ini :

      Nah, kalau sudah nggak sabar untuk mencoba, silakan klik link berikut : FACEinHOLE.
Kalau ada kesulitan silakan utarakan di kotak komentar atau chatbox. Selamat mencoba dan menikmati sensasi kepuasan batin ketika melihat hasil editan rekan-rekan. Di bawah ini ada beberapa contoh hasil editan saya. Semoga bermanfaat !





Minggu, 26 Februari 2012

BANK SOAL UTS UNTUK SEKOLAH DASAR

     Mohon maaf kalau beberapa hari ini saya tidak bisa posting, karena sibuk persiapan mengikuti UKA ( Uji Kompetensi Awal ). Dan Alhamdulillah pada hari Sabtu tanggal 25 Pebruari 2012 kemarin sudah menjalani tes. Mohon doa restunya ya, semoga saya bisa lolos UKA dan bisa mengikuti PLPG.
     Dan kali ini saya akan posting tentang kumpulan soal-soal UTS semester I dan semester II, semoga berguna bagi rekan-rekan guru semuanya, karena sebentar lagi akan melaksanakan Ulangan Tengah Semester II. Dan tentunya bagi siswa-siswa SD bisa digunakan untuk uji coba sebelum menghadapi UTS.
     Link downloadnya ada di bawah ini :
.                                                                     
1. Soal UTS  Semester I  Sekolah Dasar. Silakan download  DI SINI

2. Soal UTS  Semester II Sekolah Dasar. Silakan download  DI SINI

    Jangan lupa habis download, tinggalkan pesan dan komentar buat memperbaiki blog saya ini. Semoga bermanfaat !
    Terima kasih atas kunjungan Anda. 

Kamis, 16 Februari 2012

KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL SERTIFIKASI GURU 2012

      Sebagai bahan persiapan untuk mengikuti tes UKA tanggal 25 Pebruari 2012, dibawah ini terdapat 70 Kisi-kisi Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru 2012. Silahkan anda download sesuai dengan Mata Pelajaran yang akan anda ikuti.
  1. ADMINISTRASI PERKANTORAN
  2. AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN
  3. AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN
  4. AGRIBISNIS PRODUKSI TERNAK
  5. AKUNTANSI
  6. ANTROPOLOGI
  7. BAHASA ARAB
  8. BAHASA INDONESIA
  9. BAHASA INGGRIS
  10. BAHASA JEPANG
  11. BAHASA PERANCIS
  12. BAHASA JERMAN
  13. BIMBINGAN KONSELING
  14. BIOLOGI
  15. BROADCASTING
  16. BUSANA BUTIK
  17. DESAIN DAN PRODUKSI KRIA
  18. EKONOMI
  19. FISIKA
  20. GEOLOGI PERTAMBANGAN
  21. GRAFIKA
  22. GEOGRAFI 
  23. GURU KELAS SD
  24. GURU KELAS SDLB
  25. INTRUMENTASI INDUSTRI
  26. IPA-SMP
  27. IPS-SMP
  28. KESEHATAN
  29. KEWIRAUSAHAAN
  30. KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI)
  31. KIMIA
  32. MEKANISASI PERTANIAN
  33. MATEMATIKA
  34. PAUD/TK
  35. PELAYARAN
  36. PENJAS DAN OLAHRAGA
  37. PENYULUHAN PERTANIAN
  38. PKn
  39. PARIWISATA
  40. PERAWATAN SOSIAL
  41. SEJARAH
  42. SENI BUDAYA
  43. SENI PERTUNJUKAN
  44. SENI RUPA 
  45. SOSIOLOGI
  46. SUMBER DAYA PERAIRAN
  47. TATA BOGA
  48. TATA KECANTIKAN
  49. TATA UDARA
  50. TEHNIK PLAMBING DAN SANITASI
  51. TEHNIK TELEKOMUNIKASI
  52. TATA NIAGA PEMASARAN
  53. TEHNIK BANGUNAN
  54. TEHNIK ELEKTRONIKA
  55. TEHNIK INDUSTRI
  56. TEHNIK KETENAGA LISTRIKAN
  57. TEHNIK KIMIA (KIMIA ANALISIS)
  58. TEHNIK KIMIA (KIMIA INDUSTRI)
  59. TEHNIK KIMIA PEDAGOGI
  60. TEHNIK KOMPUTER DAN INFORMASI
  61. TEHNIK OTOMOTIF
  62. TEHNIK PERMESINAN
  63. TEHNIK PENDINGIN DAN TATA UDARA
  64. TEHNIK PERKAPALAN
  65. TEHNIK PERMINYAKAN
  66. TEHNIK PERMINYAKAN PEDAGOGI
  67. TEHNIK SURVEI DAN PEMETAAN
  68. TEHNIK TEKSTIL
  69. TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
  70. TEKNOLOGI PESAWAT UDARA.
    Jangan lupa habis download, torehkan komentar dan saran untuk blog ini, agar ada masukan untuk saya jadikan acuan buat memperbaiki blog ini. Terima kasih atas kunjungannya.
    Semoga bermanfaat !

Rabu, 15 Februari 2012

CONTOH SOAL UJI KOMPETENSI AWAL SERTIFIKASI GURU 2012

     Untuk rekan-rekan guru yang bersiap-siap untuk mengikuti UKA ( Uji Kompetensi Awal ) tentunya saat ini sedang giat-giatnya belajar untuk menghadapi tes tanggal 25 Pebruari mendatang. Nah, untuk mencoba hasil belajarnya sudah nempel ke otak apa belum, silakan dicoba dengan latihan mengerjakan contoh soal-soal dibawah ini.Silakan mendownload !
  1. Contoh Soal Uji Kompetensi Pedagogik
  2. Contoh Soal Uji Kompetensi Kepribadian
  3. Contoh Soal Uji Kompetensi Sosial
  4. Contoh Soal Tes Akhir PLPG SD tahun 2011
  5. Contoh Soal Uji Kompetensi Guru
Untuk yang membutuhkan bahan referensi buat belajar dalam menghadapi tes UKA ( Uji Kompetensi Awal ) silakan download yang di bawah ini,...!
  1. Menuju Guru Profesional
  2. Menyusun Karya Ilmiah
  3. Panduan Penyusunan RPP
  4. Pedoman Penyusunan Kurikulum & Modul Pelajaran
  5. Penyusunan Proposal PTK Matematika SMP
  6. Model Pembelajaran SD
  7. Psikologi Kepribadian
  8. PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) Untuk Guru SD
  9. Teori Pembelajaran
  10. Teori dan Model Pembelajaran
  11. Peningkatan Guru Profesional melalui PTK
  12. Profesional Guru 
  13. Pemahaman Pembelajaran berkarakter EEK 
  14. Penanaman Nilai (Karakter/EEK) dalam Kegiatan Pembelajaran 
  15. Citra Guru Profesional
  16. Cara Membuat RPP Berkarakter/EEK
Sumber : http://epg-studio.blogspot.com/
     Jangan lupa, habis download berikan komentar ya, agar ada masukan bagi saya untuk memperbaiki blog ini kedepannya. Terima kasih kunjungannya.
     Semoga bermanfaat !

Senin, 13 Februari 2012

MODUL PLPG

     Untuk rekan-rekan guru yang sekarang ini bersiap-siap untuk mengikuti PLPG, silakan download modulnya di bawah ini sebagai bahan persiapan awal. Jadi pada saat pelaksanaan PLPG nanti sudah siap tempur, kayak mau perang aja !

LINK DOWNLOAD :

Modul PLPG Sertifikasi Guru PKn
Modul PLPG Sertifikasi Guru TIK
Modul PLPG Sertifikasi Guru Sejarah
Modul PLPG Sertifikasi Guru Penelitian-Tindakan-Kelas.
Modul PLPG Sertifikasi Guru PAUD
Modul PLPG Sertifikasi Guru PTK dan KTI
Modul PLPG Sertifikasi Guru Penjaskes.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Model-Pembelajaran-SD.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Ilmu-Pengetahuan-Sosial.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Model-Pembelajaran-Sains-SMA.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Matematika.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Model-Pembelajaran-Bahasa.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Kimia.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Biologi.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Bahasa-Inggris.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Bahasa-Indonesia.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Ilmu-Pengetahuan-Alam.
Modul PLPG Sertifikasi Guru Bimbingan-Konseling.

     Seperti biasanya, pesan saya habis download jangan lupa meninggalkan komentar, agar ada masukan bagi saya untuk memperbaiki blog ini. Terima kasih.
     Semoga bermanfaat !

Minggu, 12 Februari 2012

MODEL PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF

      Ngomong-omong tentang model pembelajaran, tentunya banyak sekali macamnya. Tentang cocok dan tidaknya model tersebut diterapkan dalam situasi pembelajaran rekan-rekan, tentunya tergantung dari situasi dan kondisi, serta kesiapan rekan. Kitalah yang harus pandai-pandai memilih mana yang cocok. Nah, pas lagi cari-cari contoh model pembelajaran, saya ketemu dengan blog Muhfida.com, di sana saya menemukan contoh model-model pembelajaran yang efektif, mungkin rekan-rekan ada yang sedang membutuhkan contoh model pembelajaran yang efektif, silakan membaca salinannyaberikut ini.

1. EXAMPLES NON EXAMPLES
CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD
  1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambar
  4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya
  6. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai
  7. Kesimpulan

2. PICTURE AND PICTURE
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Menyajikan materi sebagai pengantar
  3. Guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
  4. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis
  5. Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebut
  6. Dari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
  7. Kesimpulan/rangkuman

3. NUMBERED HEADS TOGETHER
(KEPALA BERNOMOR)
(SPENCER KAGAN, 1992)
Langkah-langkah :
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
  3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
  4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
  5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
  6. Kesimpulan

4. COOPERATIVE SCRIPT
(DANSEREAU CS., 1985)
Skrip kooperatif :
metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Langkah-langkah :
  1. Guru membagi siswa untuk berpasangan
  2. Guru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan
  3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar
  4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.
Sementara pendengar :
  1.  
    • Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
    • Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya
  2. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.
  3. Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan Guru
  4. Penutup

5. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR
(MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)
Langkah-langkah :
  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Penugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomor terhadap tugas yang berangkai
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua  mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya.
  1. Jika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama mereka
  2. Laporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lain
  3. Kesimpulan

6. STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD)
TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI
 (SLAVIN, 1995)

Langkah-langkah :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)
  2. Guru menyajikan pelajaran
  3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggotanya yang sudah mengerti dapat  menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
  4. Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu
  5. Memberi evaluasi
  6. Kesimpulan
7. JIGSAW (MODEL TIM AHLI)
(ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)
Langkah-langkah :
  1. Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota tim
  2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda
  3. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskan
  4. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
  5. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
  6. Tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi
  7. Guru memberi evaluasi
  8. Penutup

8. PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI)
(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH) 
Langkah-langkah :
  1. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai dan menyebutkan sarana atau alat pendukung yang dibutuhkan. Memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
  5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap eksperimen mereka dan proses-proses yang mereka gunakan

ARTIKULASI
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru menyajikan materi sebagaimana biasa
  3. Untuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orang
  4. Menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya
  5. Menugaskan siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranya
  6. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa
  7. Kesimpulan/penutup
9. MIND MAPPING
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa dan sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban
  3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang
  4. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi
  5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru
  6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi perbandingan sesuai konsep yang disediakan guru

10. MAKE – A MATCH
(MENCARI PASANGAN)
(Lorna Curran, 1994)
 
Langkah-langkah :
  1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban
  2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu
  3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang
  4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban)
  5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin
  6. Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya
  7. Demikian seterusnya
  8. Kesimpulan/penutup

11. THINK PAIR AND SHARE
(FRANK LYMAN, 1985) 
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru
  3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing
  4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya
  5. Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa
  6. Guru memberi kesimpulan
  7. Penutup
12. DEBATE
Langkah-langkah :
  1. Guru membagi 2 kelompok peserta debat yang satu pro dan yang lainnya kontra
  2. Guru memberikan tugas untuk membaca materi yang akan didebatkan oleh kedua kelompok diatas
  3. Setelah selesai membaca materi, Guru menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara saat itu, kemudian ditanggapi oleh kelompok kontra. Demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa bisa mengemukakan pendapatnya.
  4. Sementara siswa menyampaikan gagasannya, guru menulis inti/ide-ide dari setiap pembicaraan sampai mendapatkan sejumlah ide diharapkan.
  5. Guru menambahkan konsep/ide yang belum terungkap
  6. Dari data-data yang diungkapkan tersebut, guru mengajak siswa membuat kesimpulan/rangkuman yang mengacu pada topik yang ingin dicapai.

13. ROLE PLAYING
Langkah-langkah :
  1. Guru menyusun/menyiapkan skenario yang akan ditampilkan
  2. Menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari skenario dalam waktu beberapa hari sebelum KBM
  3. Guru membentuk kelompok siswa yang anggotanya 5 orang
  4. Memberikan penjelasan tentang kompetensi yang ingin dicapai
  5. Memanggil para siswa yang sudah ditunjuk untuk melakonkan skenario yang sudah dipersiapkan
  6. Masing-masing siswa berada di kelompoknya sambil mengamati skenario yang sedang diperagakan
  7. Setelah selesai ditampilkan, masing-masing siswa diberikan lembar kerja untuk membahas penampilan masing-masing kelompok.
  8. Masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya
  9. Guru memberikan kesimpulan secara umum
  10. Evaluasi
  11. Penutup

14. GROUP INVESTIGATION
(SHARAN, 1992) 
Langkah-langkah :
  1. Guru membagi kelas dalam beberapa kelompok heterogen
  2. Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok
  3. Guru memanggil ketua kelompok dan setiap kelompok mendapat tugas satu materi/tugas yang berbeda dari kelompok lain
  4. Masing-masing kelompok membahas materi yang sudah ada secara kooperatif  yang bersifat penemuan
  5. Setelah selesai diskusi, juru bicara kelompok menyampaikan hasil pembahasan kelompok
  6. Guru memberikan penjelasan singkat sekaligus memberi kesimpulan
  7. Evaluasi
  8. Penutup

15. TALKING STICK
Langkah-langkah :
  1. Guru menyiapkan sebuah tongkat
  2. Guru menyampaikan materi pokok yang akan dipelajari, kemudian memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan mempelajari materi.
  3. Setelah selesai membaca materi/buku pelajaran dan mempelajarinya, siswa menutup bukunya.
  4. Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa, setelah itu guru memberikan pertanyaan dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk menjawab setiap pertanyaan dari guru
  5. Guru memberikan kesimpulan
  6. Evaluasi
  7. Penutup

16. BERTUKAR PASANGAN
Langkah-langkah :
  1. Setiap siswa mendapat satu pasangan (guru bisa menunjuk pasangannya atau siswa memilih sendiri pasangannya).
  2. Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.
  3. Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.
  4. Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan, kemudian pasangan yang baru ini saling menanyakan dan mencari kepastian jawaban mereka.
  5. Temuan baru yang didapat dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan kepada pasangan semula.

17. SNOWBALL THROWING
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan materi yang akan disajikan
  2. Guru membentuk kelompok-kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
  3. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
  4. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok
  5. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit
  6. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
  7. Evaluasi
  8. Penutup

18. STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING
Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
  3. Memberikan kesempatan siswa untuk menjelaskan kepada siswa lainnya misalnya melalui bagan/peta konsep.
  4. Guru menyimpulkan ide/pendapat dari siswa.
  5. Guru menerangkan semua materi yang disajikan saat itu.
  6. Penutup

19. COURSE REVIEW HORAY
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi
  3. Memberikan kesempatan siswa tanya jawab
  4. Untuk menguji pemahaman, siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa
  5. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan, kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salan diisi tanda silang (x)
  6. Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal, atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya
  7. Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh
  8. Penutup

20. DEMONSTRATION
(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen)
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru menyajikan gambaran sekilas materi yang akan disampaikan
  3. Menyiapkan bahan atau alat yang diperlukan
  4. Menunjuk salah seorang siswa untuk mendemontrasikan sesuai skenario yang telah disiapkan.
  5. Seluruh siswa memperhatikan demontrasi dan menganalisanya.
  6. Tiap siswa mengemukakan hasil analisanya dan juga pengalaman siswa didemontrasikan.
  7. Guru membuat kesimpulan.

21. EXPLICIT INTRUCTION
(PENGAJARAN LANGSUNG)
(ROSENSHINA & STEVENS, 1986)
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan  dengan pola selangkah demi selangkah
Langkah-langkah :
  1. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa
  2. Mendemonstrasikan pengetahuan dan ketrampilan
  3. Membimbing pelatihan
  4. Mengecek pemahaman dan memberikan umpan balik
  5. Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan

22. COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)
KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS
(STEVEN & SLAVIN, 1995)
Langkah-langkah :
  1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
  2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran
  3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas
  4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok
  5. Guru membuat kesimpulan bersama
  6. Penutup

23. INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE
(LINGKARAN KECIL-LINGKARAN BESAR)
OLEH SPENCER KAGAN
“Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur”
Langkah-langkah :
  1. Separuh kelas berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar
  2. Separuh kelas lainnya membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam
  3. Dua siswa yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. Pertukaran informasi ini bisa dilakukan oleh semua pasangan dalam waktu yang bersamaan
  4. Kemudian siswa berada di lingkaran kecil diam di tempat, sementara siswa yang berada di lingkaran besar bergeser satu atau dua langkah searah jarum jam.
  5. Sekarang giliran siswa berada di lingkaran besar yang membagi informasi. Demikian seterusnya

24. TEBAK KATA
MEDIA :
Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.
Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan di telinga.

Langkah-langkah :
  1. Guru menjelaskan kompetensi yang ingin dicapai atau materi ± 45 menit.
  2. Guru menyuruh siswa berdiri berpasangan di depan kelas
  1. Seorang siswa diberi kartu yang berukuran 10×10 cm yang nanti dibacakan pada pasangannya. Seorang siswa yang lainnya diberi kartu yang berukuran 5×2 cm yang isinya tidak boleh dibaca (dilipat) kemudian ditempelkan di dahi atau diselipkan ditelinga.
  2. Sementara siswa membawa kartu 10×10 cm membacakan kata-kata yang tertulis didalamnya sementara pasangannya menebak apa yang dimaksud dalam kartu 10×10 cm. jawaban tepat bila sesuai dengan isi kartu yang ditempelkan di dahi atau telinga.
  3. Apabila jawabannya tepat (sesuai yang tertulis di kartu) maka pasangan itu boleh duduk. Bila belum tepat pada waktu yang telah ditetapkan boleh mengarahkan dengan kata-kata lain asal jangan langsung memberi jawabannya.
  4. Dan seterusnya
CONTOH KARTU
Perusahaan ini tanggung-jawabnya tidak terbatas
Dimiliki oleh 1 orang
Struktur organisasinya tidak resmi
Bila untung dimiliki,diambil sendiri
 NAH … SIAPA … AKU ?
JAWABNYA :   PERUSAHAAN  PERSEORANGAN


25. WORD SQUARE
MEDIA :
* Buat kotak sesuai keperluan
* Buat soal sesuai TPK
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai.
  2. Guru membagikan lembaran kegiatan sesuai contoh
  3. Siswa menjawab soal kemudian mengarsir huruf dalam kotak sesuai jawaban
  4. Berikan poin setiap jawaban dalam kotak

26. SCRAMBLE
MEDIA :
  1. Buatlah pertanyaan yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Buat jawaban yang diacak hurufnya

Langkah-langkah :
  1. Guru menyajikan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai
  2. Membagikan lembar kerja sesuai contoh

27. TAKE AND GIVE
MEDIA :
  1. Kartu ukuran ± 10×15 cm sejumlah peserta tiap kartu berisi sub materi (yang berbeda dengan kartu yang lainnya, materi sesuai dengan TPK
  2. Kartu contoh sejumlah siswa
Langkah-langkah :
  1. Siapkan kelas sebagaimana mestinya
  2. Jelaskan materi sesuai kompetensi yang ingin dicapai
  3. Untuk memantapkan penguasaan peserta tiap siswa diberi masing-masing satu kartu untuk dipelajari (dihapal) lebih kurang 5 menit
  4. Semua siswa disuruh berdiri dan mencari pasangan untuk saling menginformasi. Tiap siswa harus mencatat nama pasangannya pada kartu contoh.
  5. Demikian seterusnya sampai tiap peserta dapat saling memberi dan menerima materi masing-masing (take and give).
  6. Untuk mengevaluasi keberhasilan berikan berikan siswa pertanyaan yang tak sesuai dengan kartunya (kartu orang lain).
  7. Strategi ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan
  8. Kesimpulan

28. CONSEPT SENTENCE
Langkah-langkah :
1.     Guru menyampaikan kompentensi yang ingin dicapai.
2.     Guru menyajikan materi secukupnya.
3.     Guru membentuk kelompok yang anggotanya ± 4 orang secara heterogen.
4.     Guru Menyajikan beberapa kata kunci sesuai materi yang disajikan.
5.     Tiap kelompok disuruh membuat beberapa kalimat dengan menggunakan minimal 4 kata   kunci setiap kalimat.
6.     Hasil diskusi kelompok didiskusikan kembali secara pleno yang dipandu oleh Guru.
7.     Kesimpulan.

29. COMPLETTE SENTENCE
Media : Siapkan blangko isian berupa paragraf
yang kalimatnya belum lengkap
Langkah-langkah :
  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru Menyampaikan materi secukupnya atau siswa disuruh membacakan buku atau modul dengan waktu secukupnya
  3. Guru membentuk kelompok 2 atau 3 orang secara heterogen
  4. Guru membagikan lembar kerja berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap (lihat contoh).
  5. Siswa berdiskusi untuk melengkapi kalimat dengan kunci jawaban yang tersedia.
  6. Siswa berdiskusi secara berkelompok
  7. Setelah jawaban didiskusikan, jawaban yang salah diperbaiki. Tiap peserta membaca sampai mengerti atau hapal
  8. Kesimpulan

30. TIME TOKEN
ARENDS 1998
Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial, untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali
Langkah-langkah :
  1. Kondisikan kelas untuk melaksanakan diskusi (cooperative learning / CL)
  2. Tiap siswa diberi kupon berbicara dengan waktu ± 30 detik. Tiap siswa diberi sejumlah nilai sesuai waktu yang digunakan.
  3. Bila telah selesai bicara kopon yang dipegang siswa diserahkan. Setiap bebicara satu kupon.
  4. Siswa yang telah habis kuponnya tak boleh bicara lagi. Yang masih pegang kupon harus bicara sampai kuponnya habis.
  5. Dan seterusnya

31. PAIR CHEKS
SPENCER KAGEN
1993
APA YANG DILAKUKAN?

l.      BEKERJA BERPASANGAN
Guru membentuk tim berpasangan berjumlah 2 (dua) siswa. Setiap pasangan  mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih
2.      PELATIH MENGECEK
            Apabila patner benar pelatih memberi kupon
3.     BERTUKAR PERAN
            Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3
4.     PASANGAN MENGECEK
            Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban
5.     PENEGASAN GURU
            Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep

32. KELILING KELOMPOK
Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya

Caranya………….?
  1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
  2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
  3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan


33. TARI BAMBU
Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa
Caranya?

  1. Separuh kelas atau seperempat jika jumlah siswa terlalu banyak berdiri berjajar . Jika ada cukup ruang mereka bisa berjajar di depan kelas. Kemungkinan lain adalah siswa berjajar di sela-sela deretan bangku. Cara yang kedua ini akan memudahkan pembentukan kelompok karena diperlukan waktu relatif singkat.
  2. Separuh kelas lainnya berjajar dan menghadap jajaran yang pertama
  3. Dua siswa yang berpasangan dari kedua jajaran berbagi sinformasi.
  4. Kemudian satu atau dua siswa yang berdiri di ujung salah satu jajaran pindah ke ujung lainnya di jajarannya. Jajaran ini kemudian bergeser. Dengan cara ini masing-masing siswa mendapat pasangan yang baru untuk berbagi. Pergeseran bisa dilakukan terus sesuai dengan kebutuhan  

34. DUA TINGGAL DUA TAMU (TWO STAY TWO STRAY)
SPENCER KAGAN 1992
MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KELOMPOK UNTUK MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA.
 Caranya :
  1. Siswa bekerja sama dalam kelompok yang berjumlah 4 (empat) orang
  2. Setelah selesai, dua orang dari masing-masing menjadi tamu kedua kelompok yang lain
  3. Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka
  4. Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain
  5. Kelompok mencocokkan dan membahas hasil kerja mereka  
     Setelah membaca dan mempelajari jangan lupa untuk memberi saran dan komentar ya, biar ada masukan buat saya untuk memperbaiki blog ini selanjutnya ! Terima kasih.
     Semoga bermanfaat !


Sumber : muhfida.com